DIDUGA PEMBANGUNAN PUSKESMAS PAGAR GUNUNG TIDAK SESUAI DENGAN (RAB)

LAHAT,DS — Kegiatan reses Anggota DPRD Kabupaten Lahat yang berlangsung mulai 28 juli samapai 31 juli meninjau secara langsung Fasilitas publik diantara nya Daerah Pemilihan (Dapil) IV Tim reses yang terdiri dari Ardiansyah, SH (PDI Perjuangan), Nurliyan (Demokrat), Jiki Rinalzon, SIP (Gerindra), Eva Lili Susanti (Golkar), dan Indi Periadi (NasDem) salah satu Fasilitas publik yang di tinjau Puskesmas Pagar Gunung.

Dalam kunjungan tersebut, para anggota dewan melihat langsung kondisi fisik bangunan puskesmas yang berdasarkan hasil pantauan di lapangan dinilai belum sepenuhnya selesai. Sejumlah papan mal masih terpasang pada balok penyangga, sementara pekerjaan galian di sekitar tiang bangunan juga belum seluruhnya dirampungkan.

Anggota DPRD Lahat dari Fraksi Golkar, Eva Lili Susanti, mengatakan bahwa secara kasat mata progres pembangunan diperkirakan baru mencapai sekitar 80 persen. Ia juga mengaku menemukan sejumlah indikasi permasalahan pada konstruksi bangunan.

“Balok tumpu yang digunakan berukuran 10 x 20 sentimeter, padahal seharusnya dibuat sama dengan balok tumpu lainnya yang berukuran 20 x 25 sentimeter. Kondisi ini menyebabkan fisik bangunan, khususnya lantai Instalasi Gawat Darurat (IGD), tampak melengkung. Jika tidak segera diperbaiki, tentu dapat membahayakan pasien maupun tenaga kesehatan,” ujar Eva, Kamis (30/7/2026).

Menurutnya, penggunaan ukuran balok yang sesuai sangat penting untuk menjamin kekuatan konstruksi bangunan agar dapat bertahan dalam jangka waktu yang lama.

Eva juga menyoroti masih adanya sejumlah proyek pembangunan lain yang menurutnya mengalami persoalan serupa.

“Bukan hanya bangunan puskesmas, tetapi kami juga menemukan pembangunan irigasi maupun sekolah yang secara fisik diperkirakan baru sekitar 80 persen, namun dalam laporan disebut telah mencapai 100 persen. Hal seperti ini tentu akan merugikan semua pihak, padahal Bupati dan Wakil Bupati Lahat sangat memberikan perhatian terhadap kualitas pembangunan,” tegasnya.

Senada dengan itu, Anggota DPRD Lahat dari Fraksi Demokrat, Nurliyan, didampingi Indi Periadi, menilai temuan di lapangan perlu menjadi perhatian serius pemerintah.

“Kami melihat secara langsung kondisi balok tumpu yang diduga tidak sesuai. Selain itu, kami juga mempertanyakan apakah kedalaman tiang telah sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB), mengingat lantai bangunan terlihat melengkung ke bawah,” ungkap Nurliyan.

Ia juga mengungkapkan adanya beberapa bagian bangunan yang mengalami rembesan air, meskipun usia bangunan tersebut baru sekitar satu tahun.

“Kondisi seperti ini tentu membuat bangunan menjadi kurang nyaman dan dikhawatirkan dapat mengganggu keamanan serta keselamatan pasien, keluarga pasien, maupun para pegawai puskesmas. Kami meminta pemerintah dan instansi terkait segera menindaklanjuti temuan ini secara serius agar menjadi evaluasi bersama dan tidak terulang pada pembangunan berikutnya,” Tegas nya

Jurnalis : Anton

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *