LAHAT,DS — Aksi unjukrasa ratusan warga desa banjarsari Kecamatan Merapi timur di halaman kantor pemerintah kabupaten Lahat terkait sengketa lahan yang mereka klaim berada di wilayah oprasional perusahaan tambang batu bara PT Bumi Gema Gempita (BGG).Senin (3/8/26)
Dalam aksi unjuk rasa (unras) masa aksi membawa beberapa sepanduk yang bertuliskan tuntutan masyarakat kepada pemerintah daerah dan pihak perusahaan tambang batu bara PT Bumi Gema Gempita.warga mendesak agar penyelesaian konflik lahan yang telah berlangsung bertahun-tahun agar dapat kepastian hukum tetap dan penyelasaian secara adil bagi warga Desa banjarsari kecamatan merapi timur.
Adapun tuntutan warga banjarsari dalam aksi unras di depan kantor pemkab Lahat sebagai berikut :
1.Meminta penghentian sementara oprasional PT BGG.
2.Meninjau kembali izin usaha pertambangan (IUP) PTBGG.
3.Pemeriksaan Lapangan secara terpadu untuk memastikan batas lahan yang disengketakan.
4.Serta meninjau ulang status tanah ulayat Desa Banjarsari.
Masa juga meminta komitmen pemerintah daerah untuk menjalankan hasil mediasi sebelumnya agar dapat membentuk tim objektif dan kredibel dalam menangani persoalan tersebut,dan mendorong perusahaan agar memberikan ganti rugi apabila terbukti ada nya hak-hak masyarakat yang belum di selesaikan oleh pihak perusahaan.
Aksi unjuk rasa yang di gelar warga Desa Banjarsari berlangsung damai dan dikawal ketat aparat kepolisian dan satuan polisi pamong peraja (Satpolpp) kabupaten Lahat.
Lp : Antoni (Pjs)