Detiksumatera.com
Lahat – Wakil Bupati Lahat menutup rangkaian kegiatan Pemusatan Pendidikan dan Pelatihan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Lahat Tahun 2026. Kegiatan tersebut dirangkai dengan malam ramah tamah yang berlangsung di Hotel Bukit Serelo, Pasar Lama, Kecamatan Lahat, Selasa malam (18/08/2026).
Widia Ningsih hadir didampingi Pelaksana Harian (PLH) Kesbangpol Kabupaten Lahat Solidin, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Lahat Dr. Hasperi Susanto, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Lahat H. Niel Aldrin, SE., M.AP., serta tokoh pemuda Sauqi Bursah.
Malam ramah tamah tersebut menjadi momentum bagi pemerintah daerah untuk berdialog langsung dengan para anggota Paskibraka setelah mereka menjalani rangkaian pendidikan dan pelatihan selama 17 hari.
Widia Ningsih mengatakan, kegiatan malam penutupan tidak hanya menjadi acara seremonial, tetapi juga menjadi ruang bagi para anggota Paskibraka untuk menyampaikan pengalaman, kesan, serta harapan mereka setelah mengikuti proses pembinaan.
“Kalau kemarin kita melakukan pembukaan, selama 17 hari mereka menjalani pelatihan. Malam ini kita berdialog dan banyak menanyakan apa motivasinya, apa kenangan yang tersirat selama 17 hari ini, sehingga mereka memiliki ruang untuk berdiskusi dengan pemerintah daerah,” ujar Widia.
Menurutnya, dialog tersebut juga menjadi kesempatan bagi pemerintah daerah untuk mendengar secara langsung harapan para generasi muda, khususnya terkait masa depan dan cita-cita mereka setelah menyelesaikan tugas sebagai anggota Paskibraka.
Widia berharap pengalaman selama mengikuti pendidikan dan pelatihan Paskibraka dapat menjadi bekal berharga bagi para peserta untuk terus mengembangkan diri. Ia juga mendorong para anggota Paskibraka agar tetap memiliki semangat dan kemandirian dalam mengejar cita-cita.
“Harapan-harapan ke depan tentu kita dengarkan. Mereka sudah menjadi bagian dari keluarga pemerintah daerah. Kalau ada rekomendasi dan aturan yang memungkinkan, tentu akan kita dukung. Namun, yang paling penting adalah mereka terus dididik untuk mandiri dan memiliki kemauan sendiri untuk meraih cita-cita,” jelasnya.
Widia juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Lahat memiliki sejumlah program yang dapat mendukung generasi muda berprestasi, termasuk program beasiswa bagi anak-anak Kabupaten Lahat.
Ia berharap para anggota Paskibraka yang telah menunjukkan kedisiplinan, ketekunan dan kemampuan selama menjalani pelatihan dapat terus mengembangkan potensi masing-masing, termasuk bagi mereka yang bercita-cita mengabdi melalui institusi kepolisian.
“Pemerintah daerah ada program beasiswa untuk anak-anak Lahat. Kita doakan anak-anak kita ini, anak-anak yang berprestasi, sehingga nantinya ditakdirkan menjadi anggota Polri. Kita melihat sendiri bagaimana mereka dilatih selama 17 hari,” ujarnya. (Antoni)