LAHAT, DETIKSUMATERA – Sri Marhaeni Wulansih kembali terpilih sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Lahat untuk periode 2025-2030 melalui Musyawarah Daerah (Musda) XI. Penetapan tersebut dilakukan secara aklamasi setelah berkas dan dukungan calon diverifikasi sesuai dengan ketentuan organisasi Partai Golkar. Acara berlangsung di Hotel Santika Lahat sore pada Rabu (7/10/2026)
Sekretaris DPD Partai Golkar Provinsi Sumatera Selatan, Kemas Umar Jaya Negara, mengatakan seluruh tahapan Musda telah dilaksanakan sesuai jadwal dan berjalan lancar.
“Alhamdulillah, sudah kita laksanakan sesuai jadwal yang ditentukan dan berjalan lancar. Semua data serta berkas telah diverifikasi sesuai dengan peraturan organisasi yang telah ditetapkan Partai Golkar,” ujarnya.
Menurut Kemas, dari proses pendaftaran terdapat sejumlah calon yang mengikuti tahapan penjaringan. Namun, berdasarkan hasil verifikasi dukungan, Sri Marhaeni Wulansih memperoleh dukungan lebih dari 50 persen plus satu suara sebagaimana ketentuan petunjuk pelaksanaan (juklak) Musda.
“Karena Bu Sri memiliki dukungan lebih dari 50 persen plus satu sesuai juklak dan juknis yang kita pegang, maka beliau berhak ditetapkan secara aklamasi,” katanya.
Kemas berharap dukungan mayoritas tersebut menjadi modal konsolidasi bagi kepengurusan Partai Golkar Kabupaten Lahat ke depan. Ia mengatakan, DPD Partai Golkar Sumatera Selatan menargetkan adanya peningkatan perolehan kursi pada pemilihan legislatif mendatang.
“Dengan dukungan lebih dari 50 persen plus satu dari kawan-kawan kecamatan, tentunya kepemimpinan Bu Sri diharapkan dapat memperkuat soliditas Partai Golkar di Kabupaten Lahat dan membuat partai semakin baik ke depan,” tuturnya.
Sementara itu, Sri Marhaeni Wulansih menyampaikan kesiapannya untuk kembali memimpin dan membesarkan Partai Golkar Kabupaten Lahat.
“Alhamdulillah, saya kembali dipercaya. Kami siap berjuang ke depan untuk membesarkan Partai Golkar melalui kerja-kerja politik dan kerja keras agar Partai Golkar semakin diterima serta mendapat kepercayaan masyarakat,” ujar Sri.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada para kader, ketua pimpinan kecamatan, serta organisasi yang memberikan dukungan kepadanya.
Sri menegaskan bahwa terpilihnya dirinya tidak terlepas dari dukungan seluruh kader dan unsur organisasi Partai Golkar di Kabupaten Lahat. Menurutnya, perbedaan dukungan dalam proses demokrasi merupakan hal yang biasa dalam organisasi.
“Saya bukan siapa-siapa kalau tidak didukung para kader, ketua kecamatan maupun organisasi yang didirikan. Perbedaan dalam demokrasi itu hal yang biasa, tetapi setelah proses ini selesai, kita harus kembali bersama-sama membesarkan Partai Golkar,” Tegasnya
(Anton)
